Notes on Jonih Rahmat's life journey

Lailatul Qadar

“Populer di kalangan umat, lailatul qadar akan berada di 10 hari terakhir, atau lebih tepatnya, pada malam2 ganjil dari 10 hari terakhir Ramadhan.

“Apakah mungkin, lailatul qadar jatuh di pertengahan atau awal Ramadhan?”

“Jika sudah shalat Tarawih penuh selama Ramadhan, pastikah akan mendapatkan lailatul qadar?”

“Lailatul qadar, turun sesaat atau sepanjang malam?”

“Apakah hanya terbatas wilayah nya?”

“Apabila lailatul qadar telah turun, maka pagi harinya -walau matahari bersinar, namun tetap redup, karena terhalang sayap para malaikat yg kembali. Jika malaikat telah kembali pagi hari dari suatu wilayah, bagaimana di tempat lainnya?”

Seorang kawan, dari Jakarta Selatan, mengajukan pertanyaan.
.
Dr Ahmad Mukri Adji –Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, mengutip Imam Al-Ghazali:-dalam Ihya Ulumuddin- menyampaikan:

“Lailatul qadar itu memang ada pada tanggal2 ganjil. Tapi, tanggal ganjilnya itu bukan diakhir saja, sejak awal Ramadhan pun sudah termasuk….”

Akan tetapi, teks2 hadits, menyebutkan bahwa:

“Carilah lailatul qadar pada hari ganjil di 10 malam terakhir dari Ramadhan” )HR. Bukhari-Muslim).

Para ulama menyarankan: “Kalau ingin dapat malam al qadar, hidupkan setiap malam Ramadhan, jangan tinggalkan satu malam pun!”

Lailatul qadar akan didapatkan oleh siapa pun yang ber-sungguh2 meningkatkan beribadah, khususnya pada 10 malam terakhir Ramadhan.

Lailatul qadar adalah anugerah Allah yang diberikan kepada mereka yang berupaya mendekatkan diri kepada-Nya di malam istimewa tersebut.

Imam Malik menyatakan:
“Siapa yang menghadiri shalat berjamaah pada malam lailatul qadar, maka ia telah mengambil bagian dari menghidupkan malam tersebut.”

Imam Syafi’i:dalam Qaul Qadim-nya:

“Siapa yang menghadiri shalat Isya dan shalat Subuh pada malam lailatul qadar, maka ia telah mengambil bagian dari malam itu.”

Semuanya bersesuaian dg hadist Nabi saw.:

“Siapa yang menghadiri shalat Isya berjamaah, maka baginya pahala shalat separuh malam. Siapa yang melaksanakan shalat Isya dan Shubuh berjamaah, maka baginya pahala shalat semalam penuh.” (HR. Muslim dan Tirmidzi).

Namun, tidak ada jaminan pasti, karena lailatul qadar adalah anugerah dan rahasia Allah Swt..

Dengan shalat Tarawih dan memperbanyak ibadah2 lainnya, seperti tadarus, sedekah, zikir, istigfar, dan itikaf, peluang untuk mendapat lailatul qadar semakin besar.

Kapan datangnya lailatul qadar?

Guru Sekumpul –ulama tasauf dari Banjar, Kalimantan Selatan -yg haulnya, setiap tahun, dihadiri jutaan orang, menyampaikan:

“Menurut Imam Al-Ghazali, apabila awal puasa hari Senin, maka lailatul qadar akan jatuh pada tanggal 21 Ramadhan

Kalau Selasa atau Jumat: lailatul qadarnya tanggal 27. Rabu/Minggu: lailatul qadar tanggal 29. Kamis: lailatul qadar pada tanggal 25

“Sebenarnya, tidak ada yang tahu, tapi –menurut Imam Ghazali- biasanya, seperti itu.”

Bisa dirunut:

Allah menurunkan Al-Qur’an pada bulan Ramadhan:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ

“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.” [QS. Al-Baqarah:185]

Diturunkan pada malam al-qadar:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkan (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan” [ QS. Al-Qadar: 1]

Rasulullah pernah beritikaf pada 10 malam pertama bulan Ramadhan untuk mencari Lailatul qadar. Lalu, beri’tikaf pada 10 malam pertengahan, hingga beliau ﷺ melihat lailatul qadar ini pada 10 malam terakhir pada bulan Ramadhan (HR. Bukhari & Musim).

Kemudian, terjadi persamaan mimpi di antara beberapa shahabat Nabi ﷺ bahwa ia terjadi 7 malam terakhir dari Ramadhan. Lalu, beliau ﷺ bersabda :

“Saya melihat bahwa mimpi kalian saling bersesuaian terjadi pada tujuh malam terakhir. Maka, barangsiapa yang ingin mencarinya, hendaklah ia mencarinya pada tujuh malam terakhir! (HR. Bukhari – Muslim).”

Nabi pernah diberi tahu dalam tidurnya tentang lailatul qadar. Sedangkan, pagi harinya beliau sujud di atas tanah yang tergenang air yang mana malam itu adalah malam ke -21.

Nabi ﷺ juga bersabda. “Carilah Lailatul qadar pada hari ganjil di sepuluh malam terakhir dari Ramadhan (HR. Bukhari-Muslim)

Hal ini menujukkan bahwa lailatul qadar tidak terbatas pada satu malam tertentu.

Sebaiknya, senantiasa berjaga dari 10 malam terakhir.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa bangun shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan keikhlasan maka dosanya yang telah lalu diampuniMuslim -HR. Bukha(“.

Ada pendapat yang sangat populer di kalangan para ulama bahwa lailatul qadar terjadi pada malam 27 Ramadhan.

Karena itu, biasanya di malam ini, di berbagai negara Arab, masyarakat ber-bondong2 meramaikan masjid.

Ada sebuah riwayat yang dinisbahkan kepada Ibnu Abbas ra.

Pendapat itu mengatakan, lailatul qadar jatuh pada malam 27 Ramadhan, dg argumentasi:.

Allah. menjadikan jumlah kata dalam surat al-Qadr = jumlah malam bulan Ramadhan: 30.

Kata yang ke 27 dalam surat al-Qadr persis tiba pada kata: هي yang berarti: “dia-nya”.

Ini menjadi isyarat bahwa lailatul qadar terjadi pada malam ke-27.

Di samping itu, kata القدر ليلة berjumlah 9 huruf. Ia diulang sebanyak 3x dalam surat ini.

Maka, 9×3 = 27. Ini semakin menguatkan pendapat bahwa lailatul qadar terjadi pada malam 27 Ramadhan.

Hal, apakah lailatul qadar terjada sesat atau semalaman?

Berdasarkan QS. Al-Qadr, malam ini penuh kedamaian hingga terbit fajar, menekankan durasi satu malam penuh., bukan sesaat.

سَلَٰمٌ هِىَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ ٱلْفَجْرِ

Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.

Mengenai terbatas wilayah nya?”

Lailatul qadar tidak terbatas di satu tempat, melainkan bersifat global, bergulir secara berurutan setiap wilayah saat malam tiba, sesuai zona waktu lokal, yakni bergeser dari timur ke barat, .

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memaksimalkan ibadah di seluruh malam 10 terakhir Ramadhan, agar tidak melewatkan malam kemuliaan tsb..

Mengenai, jika lailatul qadar turun malam di Indonesia, “Bagaimana dengan yg di USA yg masih siang?”

Di Amerika dan negara2 lain akan mengalam hal sama sesuai zona waktu.

“Apabila lailatul qadar telah turun, maka pagi harinya -walau matahari bersinar, namun tetap redup, karena terhalang sayap para malaikat yg kembali. Jika malaikat telah kembali pagi hari dari suatu wilayah, bagaimana di tempat lainnya?’.

Di tempat lain yang zona waktunya lebih awal atau lebih akhir, waktu malamnya mengikut zona waktu masing2, di mana malaikat pada malam itu tetap masih bertugas

Lailatul qadar bukan terjadi pada satu jam yang sama secara global, melainkan mengikuti siklus rotasi bumi.

Saat Indonesia sedang malam hari, umat Islam di Indonesia berpeluang mendapatkan lailatul qadar.

Demikian pula, ketika Indonesia sudah siang, malam baru akan menyentuh wilayah Amerika, umat Islam di USA berpeluang mendapatkan malam itu

Wallahu a’lam bish-shawab. Ciomas, 10/03/’26; bakda Ashar -menjelang masuk malam ke-21 Ramadhan

Salam, Jonih Rahmat -Pengasuh Anak2 Yatim/Duafa @ Yayasan Ar-Rahmah, Ciomas, Bogor & penulis buku2 best seller.

Menerima titipan: zakat, infak, shodaqoh, zakat maal; fidyah; pakaian bekas/baru -ukuran bayi, anak, dewasa, orangtua, perlengkapan2 sekolah/shalat, dapur, tidur, dan sembako.

Bank : – Mandiri KC Patra Jasa, Jakarta; No. Rek. : 070 000 435 485-3; – BCA KCP Gatot Subroto, Jakarta No. Rek. : 145 122 1391
BNI Cabang Menteng, Jakarta No. Rek. : 00 107 368 88

Tinggalkan komentar