Notes on Jonih Rahmat's life journey

Menyampaikan Lamaran dan Nasihat Perkawinan Nanda-Saepul

Menyampaikan Lamaran; dilanjutkan dg Nasihat Perkawinan Nanda – Saepul, Hotel Bhumi Atikan, Cibadak, Sukabumi, 15/2/26.

Saat mau pamitan, bertemu seorang Ustaz yg sering menyampaikan taushiah di Ar-Rahmah, dg istrinya.

“Nitip buat minum anak2,” katanya.

Lembaran2 berwarna merah itu berpindah kepada saya.

Kepada yg bawa mobil, 1 suzuki carry, 2 daihatsu angkot; sy bilang:

“Kalau di perjalanan ada yg jualan es kelapa, cendol, atau cincau; kita berhenti.”

“Anak2 ingin bakso, Pak,” salah seorang dari mereka berkata.

Di halaman parkir yg relatif luas, pada jalan raya Sukabumi-Bogor. ketiga mobil berhenti.

Kami semua menyantap mie bakso; disusul es jeruk dan/atau es kelapa muda. Sedaaap!

Anak2 semua ceria gembira, menyantap mie bakso -yg panas, dan minuman ber es- yg dingin.

Dituliskan 2 minggu kemudian. Salam, Jr.

Tinggalkan komentar